Minta Pemkab Maksimalkan PAD Demi Menyelamatkan Ekonomi Daerah di Era Pasca Tambang

img

Anggota DPRD Berau, Oktavia (Fraksi NasDem)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Di tengah semakin kurang dinamisnya industri pertambangan dan mulai berakhirnya operasional sejumlah perusahaan, Berau dinilai harus segera memperkuat sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), membangun industri hilirisasi, sekaligus menyiapkan lapangan kerja baru agar perekonomian daerah tetap tumbuh secara berkelanjutan.

 

Untuk itu Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Berau mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mulai mengubah arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah dengan tidak lagi bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan batu bara.

 

Pandangan tersebut menjadi salah satu penekanan yang disampaikan juru bicara Fraksi NasDem Oktavia dalam rapat paripurna DPRD Berau saat menyampaikan pandangan akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

 

Oktavia mengatakan selama ini struktur keuangan Kabupaten Berau masih didominasi penerimaan dari Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan batu bara.

 

“Kondisi tersebut menurut kami dinilai perlu segera diantisipasi mengingat sumber daya alam bersifat terbatas dan tidak selamanya mampu menjadi penopang utama pembangunan daerah,” katanya.

 

Untuk itu tambahnya, Pemkab Berau harus mulai membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri melalui optimalisasi potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

 

"Ketergantungan terhadap sektor tambang harus mulai dikurangi. Berau memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sehingga tidak terus bergantung pada Dana Bagi Hasil," ujar Oktavia.

 

Bagi Fraksi NasDem, tantangan terbesar Kabupaten Berau bukan hanya bagaimana memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang masih tersedia, tetapi bagaimana menyiapkan fondasi ekonomi yang tetap kuat ketika era kejayaan batu bara perlahan mulai berakhir.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah didorong mengambil langkah-langkah strategis sejak sekarang agar Berau tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil sumber daya alam, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ekonomi tangguh, mandiri, berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh Masyarakat,” jelasnya. (sep/FN/Advertorial)